Pengiriman toko

Dari pertanyaan “ongkirnya berapa?” sampai barang benar-benar diterima.

Berikan harga kirim yang masuk akal, pilih perjalanan yang lebih siap, lalu pastikan semen, keramik, cat, dan material lain tiba di alamat pelanggan tanpa membuat staf toko sibuk menjawab kabar yang sama berulang kali.

Toko tetap menentukan tarif, memilih rute, dan memegang kendali atas setiap pengiriman.

Hitung ongkir

Toko → Proyek Ibu Rina

Tarif toko Anda
8,4 km lagi · 24 menit

Jarak

11,4 km

Perkiraan tiba

10.35–10.50

Ongkir

Rp63.000

Rute paling seimbang. Lalu lintas lancar, tanpa jalan tol, cuaca berawan.

Aturan ongkir toko

Buat harga yang mudah dijelaskan

Gratis kilometer pertama

3 km

Pesanan dekat toko tetap terasa ramah.

Tarif setelah radius

Rp7.500/km

Jelas sebelum kendaraan berangkat.

Alamat pelanggan · 11,4 kmRp63.000
3 km gratis8,4 km dihitung

Harga yang tidak terasa asal tebak

Jawab ongkir saat pelanggan masih siap membeli.

Masukkan alamat atau tunjuk titik proyek di peta. Jarak perjalanan dan ongkir langsung terbaca memakai aturan milik toko Anda, sehingga staf dapat memberi angka dengan alasan yang jelas.

1

Anda yang menentukan cara menghitungnya

Tetapkan kilometer gratis untuk pelanggan sekitar toko dan tarif per kilometer untuk tujuan yang lebih jauh.

2

Harga mengikuti perjalanan sebenarnya

Bukan jarak garis lurus. Perhitungan mengikuti jalan yang akan ditempuh kendaraan dari toko ke lokasi.

3

Kesepakatan tidak berubah di tengah jalan

Tarif yang sudah dipakai pada satu pengiriman tetap tercatat, walaupun aturan toko diubah untuk pengiriman berikutnya.

Sebelum muatan meninggalkan toko

Pilih perjalanan yang paling masuk akal hari ini.

Jalan paling pendek tidak selalu paling cepat, dan rute tercepat belum tentu cocok untuk muatan berat. Lihat pilihan rute bersama waktu tempuh, kondisi lalu lintas, cuaca, serta perkiraan jam tiba sebelum memberi arahan kepada supir.

Berangkat dengan konteks, bukan sekadar pin lokasi.

Staf dapat membicarakan kemungkinan hujan, jalan padat, atau waktu tiba saat masih mudah mengubah rencana.

Pilihan perjalanan

Bukan sekadar rute terpendek

Paling seimbang

Via Jl. Pangeran Antasari

11,4 km · 32 menit

Lebih padat

Via Jl. Teuku Umar

10,8 km · 39 menit

Cuaca

Berawan

Lalu lintas

Lancar

Tiba

10.35–10.50

Pengiriman ke

Proyek Ibu Rina · Sungai Pinang

Dalam perjalanan

Pak Dedi

Posisi diperbarui 1 menit lalu

Toko melihat perjalanan

Posisi terakhir, arah gerak, dan hal yang perlu ditindak.

Pelanggan mendapat kabar

Tautan sederhana tanpa harus masuk ke akun.

Saat kendaraan sudah di jalan

Satu perjalanan. Tiga pihak yang sama-sama tahu kabarnya.

Supir membuka tautan untuk membagikan posisi selama mengantar. Toko memantau dari dashboard. Pelanggan menerima tautan pantau miliknya sendiri. Tidak perlu memasang aplikasi tambahan atau saling bertukar kata sandi.

Supir mendapat tujuan yang jelas

Alamat, arah perjalanan, dan kendali untuk menandai berangkat, tiba, lalu selesai.

Staf toko melihat apa yang sedang terjadi

Cari pengiriman berdasarkan pelanggan atau tujuan, lalu lihat posisi terakhir dan riwayat perjalanannya.

Pelanggan tidak perlu terus menelepon

Mereka dapat membuka kabar pengiriman dari tautan yang dibagikan toko lewat WhatsApp.

Ketika rencana berubah

Masalah kecil terlihat sebelum menjadi telepon pelanggan yang kecewa.

Pengiriman material tidak selalu berjalan lurus. Yang penting, staf toko tahu kapan perlu ikut campur dan punya konteks untuk mengambil keputusan.

Ketahui ketika perjalanan perlu diperiksa

Toko mendapat petunjuk saat posisi terlalu lama tidak diperbarui, kendaraan terlihat menjauh, atau pengiriman berjalan jauh lebih lama dari sewajarnya.

Hubungi orang yang tepat tanpa mencari nomor lagi

Buka detail pengiriman untuk menghubungi penerima atau memastikan keadaan supir ketika sesuatu tidak berjalan sesuai rencana.

Toko tetap bisa mengambil alih

Jika supir tidak sempat memperbarui status, staf dapat menandai sudah berangkat, sudah tiba, selesai, atau membatalkan dengan alasan yang tercatat.

Sampai bukan berarti hilang dari catatan

Tutup pengiriman dengan kepastian, bukan ingatan.

Saat barang diterima, status akhir, waktu, tujuan, penerima, ongkir, dan rangkaian perjalanannya tetap tersimpan. Staf dapat membuka kembali catatan ketika pelanggan bertanya atau toko perlu meninjau pekerjaan hari itu.

Selesai dengan jejak yang rapi. Riwayat memisahkan pengiriman yang tuntas dan dibatalkan, lengkap dengan alasan bila rencana berubah.

Barang telah diterima

Proyek Ibu Rina

Pengiriman dibuat

Ongkir disepakati Rp63.000

09.42

Pak Dedi berangkat

Posisi mulai dibagikan

10.03

Tiba di tujuan

Pelanggan menerima barang

10.36

Pengiriman selesai

Tersimpan di riwayat

10.44

Barang boleh berat. Mengurus kabarnya tidak harus ikut terasa berat.

Dari angka ongkir pertama sampai catatan barang diterima, toko Anda memegang satu alur yang dapat dilihat, dijelaskan, dan ditindaklanjuti.

Jelajahi lainnya

Solusi lain yang mungkin membantu.

Mulai secukupnya

Coba dulu, nilai sendiri apakah pekerjaan Anda jadi lebih ringan.

Mulai dari katalog dan halaman toko lewat paket Gratis. Kemampuan lain bisa menyusul kalau memang terpakai.